IPA – Ciri-ciri khusus hewan Part II
Burung Hantu merupakan hewan yang memiliki pengelihatan yang sangat tajam karena ukuran matanya sangat besar selain itu kepalanya dapat berputar 180 derajat untuk mengetahui posisi mangsanya. Burung Hantu termasuk hewan KARNIVORA , aktif pada malam hari. Binatang yang aktif pada malam hari disebut NOKTURAL.
Ular termasuk binatang berdarah dingin yaitu dia dapat menyesuaikan suhu tubuhnya dengan suhu disekitarnya. untuk mencari mangsa dan menghindari predator ular mempunyai bisa & tubuh yang dapat melilit
Unta adalah binatang berpunuk yang hidup di padang pasir. unta bertahan hidup dari keadaan yang sangat panas punuknya digunakan untuk menyimpan lemak yang berupa cairan untuk menyimpan cadangan makanan dan air biasanya. unta juga memiliki bulu mata yang panjang fungsinya untuk melindungi matanya dari debu di padang pasir.
Beberapa Hewan Memiliki Kemampuan Khusus Antara Lain :
1 . Kamuflase ( Kemampuan Menyamar ) hewan jenis ini adalah kupu-kupu, harimau , zebra , belalang. Kata Kamuflase dalam bahasa indonesia dipinjam dari belanda, yang pada giliranya meminjam dari bahasa perancis, “caemoufler” yang berarti “menyamarkan”
2 . Mimikri ( Kesukaan Melindungi ) , dan mimikri merupakan salah satu bentuk perilaku atau rupa yang pertama kali tumbuh pada sejumlah hewan, khususnya serangga, di mana spesies tersebut menyerupai spesies lain dalam hal perilaku maupun rupa. Biasanya mimikri menyerupai suatu spesies sebagai salah satu cara menghindari bahaya, misalnya bila berhadapan dengan predator. Salah satu contohnya adalah lalat bunga, yang banyak dari spesiesnya menyerupai tawon. Istilah ini jangan dikelirukan dengan kamuflase, di mana seseorang bertindak terhadap bahaya dari spesies hewan lain yang mencari mangsa di lingkungan sekitarnya. Mimikri juga ada pada ikan yang hidup di beting.
3 . Autotomi ( Kemampuan mengorbankan salah satu Bagian tubuh ). Contoh autotomi yaitu pada cicak / cecak yang biasa hidup di dinding rumah, pohon, dll. Cicak jika merasa terancam ia akan tega memutuskan ekornya sendiri untuk kabur dari sergapan musuh. Ekor yang putus akan melakukan gerakan-gerakan yang cukup menarik perhatian sehingga perhatian pemangsa akan fokus ke ekor yang putus, sehingga cicak pun bisa kabur dengan lebih leluasa.
4 . Simbiosis Rayap dan Flagellata
Rayap membutuhkan bantuan makhluk hidup lainnya yaitu flagelata untuk mencerna kayu yang ada di dalam usus rayap. Tanpa flagellata rayap tidak akan mampu mencerna kayu yang masuk ke dalam tubuhnya. Rayap-rayap kecil yang baru menetas mendapatkan flagellata dengan jalan menjilat dubur rayap dewasa. Rayap secara periodik melakukan aktivitas ganti kulit dan meninggalkan bagian usus lama, sehingga rayap akan memakan kulit yang mengelupas untuk memasukkan kembali flagellata ke dalam usus pencernaannya.
5 . Pernapasan Ikan Paus
Ikan paus adalah mamalia yang mirip ikan dan hidup di air. Paus memiliki paru-paru yang harus diisi dengan oksigen dari permukaan laut minimal setiap setangah jam sekali. Ikan paus ketika muncuk ke permukaan akan membuang udara kotor lewat hidung mirip seperti air mancur yang berisi karbon dioksida bercampur uap air jenuh yang terkondensasi.
6 . Hibernasi
Hibernasi adalah teknik bertahan hidup pada lingkungan yang keras dengan cara tidur menonaktifkan dirinya (dorman). Hibernasi bisa berlangsung lama secara berbulan-bulan seperti beruang pada musim dingin. Hibernasi biasanya membutuhkan energi yang sedikit, karena selama masa itu biantang yang berhibernasi akan memiliki suhu tubuh yang rendah, detak jantung yang lambat, pernapasan yang lambat, dan lain-lain. Binatang tersebut akan kembali aktif atau bangun setelah masa sulit terlewati. Contoh hewan yang berhibernasi yaitu seperti ular, ikan, beruang, kura-kura, bengkarung, dan lain-lain.
7 . Estivasi
Estivasi adalah menonaktivkan diri (dorman) pada saat kondisi lingkungan tidak bersahabat. Bedanya dengan hibernasi adalah di mana pada estivasi dilakukan pada musim panas dengan suhu udara yang panas dan kering. Hewan-hewan seperti kelelawar, tupai, lemur kerdil, dll akan mengestivasi diri di tempat yang aman dan terlindung. Pada tumbuhan estivasi juga dilakukan oleh oleh pohon jati dengna meranggas atau menggugurkan daun.
Sebagian Rangkuman Ini akan ada Dalam Ciri-ciri Kushus Hewan Part III..!!



